Sekedar
Iyaa... Jangan sibuk mencari pembenaran diri, apalagi kalo sudah ketangkap basah berbuat salah dengan barang bukti terus ditunjang kita sudah mengakui kesalahan.. Dan saat dihadapkan pada konsekuensi (mau ga mau ya harus dihadapi) atas kesalahan, kita malah tidak terima dan masih (ngotot) mencari pembenaran diri (apalagi mengkambing hitamkan sesuatu) "iya aku salah, tapi blablabla, pliss jangan kasih konsekuensi itu karena aku blablabla". Heiii berani berbuat salah menjahati orang lain dengan sadarnya tapi lepas tangan dengan konsekuensi, malah marah mengeluarkan kata-kata yang tidak baik.. Nurani dimana? Nalar dimana?
Legowo itu penting, menerima itu harus!!
Biarlah kita semua menjadi pribadi yang mau melihat kedalam terlebih dulu daripada apa yang terjadi diluar.. Kembali ke diri sendiri..
Ikhlas menerima kesalahan dengan konsekuensi dan komitmen untuk tidak melakukan kesalahan terlebih berbuat jahat terhadap orang lain :)
Comments
Post a Comment